GP ANSOR Kraksaan Gelar Do’a dan Dzikir Bersama

KRAKSAAN -  Ribuan pelajar tingkat SLTA se-Kota Kraksaan memadati Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan. Berkumpulnya ribuan pelajar tersebut bukan untuk melakukan unjuk rasa, melainkan guna mengikuti do’a dan dzikir bersama dalam rangka menjelang Ujian Nasional (UN), Sabtu (6/4) pagi.
Acara  do’a dan sholawat bersama yang diprakarsai oleh Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kraksaan itu disambut antusias oleh pelajar tingkat SLTA yang ada di wilayah Kota Kraksaan. Hal itu terlihat dari banyaknya pelajar yang mengikuti acara do’a dan dzikir tersebut. Selain pelajar, para orang tua dan guru juga tampak hadir mendampingi putra-putrinya.

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Nuriz Zamzami ST menuturkan digelarnya kegiatan tersebut dalam upaya memberikan semangat kepada pelajar terutama yang sebentar lagi akan melaksanakan Ujian Nasional (UN). “Kegiatan do’a dan dzikir bersama dalam rangka menyambut Ujian Nasional (UN) tersebut akan dijadikan agenda tahunan bagi GP PC Ansor Kraksaan,” kata Gus Nuriz.

Lebih lanjut, Gus Nuriz menjelaskan terkait dengan digelarnya do’a dan sholawat bersama tersebut tidak lain karena GP Ansor memiliki rasa tanggung jawab terhadap pelajar sebagai generasi penerus bangsa, sehingga memberikan wadah dalam upaya pendidikan penguatan iman. “Selain usaha belajar yang telah dilakukan oleh pelajar dalam menghadapi Ujian Nasional wajib diimbangi dengan do’a dan keyakinan,” ujar Gus Nuriz.

Menariknya, dalam majelis  do’a dan dzikir bersama ribuan pelajar yang dimulai sekitar pukul 09.15 itu dipandu langsung oleh Gus Ali Mustofa selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ulum Kacuk Malang.

Mengawali acara tersebut, Gus Ali Mustofa sedikit memberikan gambaran agar semua peserta para pelajar mengingat semua apa yang telah dilakukan. Terlebih perbuatan terhadap para orang tua, guru dan di lingkungan masyarakat. Bercerita terkait dengan jasa dan perjuangan yang telah dilakukan oleh orang tua terhadap putra-putrinya.

Cerita Gus Ali pun dilanjutkan dengan bacaan-bacaan dzikir, suasanapun tampak semakin haru. Tanpa disadari para pelajar langsung tertunduk. Tidak hanya itu, tampak para peserta terlihat banyak yang meneteskan air mata dan tersedu-sedu menangis. Bukan hanya pelajar yang terlihat menangis histeris, para orang tua dan guru yang mendampingi tak kalah harunya, juga terlihat menangis.

Gus Ali Mustofa berharap dengan dilangsungkannya do’a dan dzikir bersama itu, nantinya kedepan pelajar selaku generasi penerus akan menjadi generasi yang lebih baik dalam segala hal. Selain, dalam bidang pelajaran hal yang tidak kalah pentingnya, pelajar memiliki akhlakul karimah yang lebih baik, perilaku yang lebih baik, baik terhadap sesama pelajar, dengan orang tua, dengan para guru serta di lingkungan masyarakat.

“Hal yang terpenting adalah memberikan pembekalan terhadap pelajar dengan iman dan taqwa, sehingga mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah,” ungkap Gus Ali.

Lebih lanjut, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ulum Kacuk Malang ini berharap kepada para pelajar yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional agar menumbuhkan rasa keyakinan pada diri sendiri bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini semata-mata berkat Allah SWT. Sehingga, mengajak kepada pelajar agar selain berupaya dengan melalui usaha belajar yang rajin dan penuh semangat. Pelajar hendaknya, selalu berdo'a dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Tumbuhkan rasa yakin bahwa kalian mampu mengerjakan soal-soal ujian nanti,” harapnya singkat.

Bukan hanya kepada siswa, kepada para orang tua Gus Ali Mustofa berharap agar para orang tua semakin sadar akan amanat Allah SWT, kewajiban sebagai orang tua untuk memberikan pendidikan kepada putra-putrinya dan memberikan bekal iman dan taqwa.

“Bimbing dan terus bekali putra-putri dengan ilmu pendidikan umum. Dan  bekalilah pendidikan agama Islam sebagai pembentukan insan yang berakhlakul karimah,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyambut baik dengan digelarnya do’a dan dzikir bersama pelajar yang diprakarsai oleh PC GP ANSOR Kraksaan tersebut. Pasalnya, kegiatan ini dapat memberikan bekal ketenangan jiwa dan hati bagi pelajar yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional.

Tutug berharap kepada pelajar agar terus berusaha meningkatkan jam belajar, selain dengan memperbanyak latihan-latihan soal pelajaran. Dan hal yang tidak kalah pentingnya, pelajar hendaknya terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, meminta dan berdo’a agar diberi kemudahan, kesuksesan didalam mengerjakan soal-soal Ujian Nasional nanti. Sehingga, dapat lulus 100% dengan nilai yang baik. “Selain berusaha dengan belajar yang rajin, jangan lupa berdo’a kepada Allah SWT,” ungkapnya singkat.

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply